Ratusan Warga Karangdinoyo Padati Punden Krapyak, Lestarikan Tradisi Sedekah Bumi

Foto: Kepala Desa Karangdinoyo, Drs.Kasturi saat sambutan dalam acara sedekah bumi punden krapyak, Raden Broto Asmoro

Wartabojonegoro, BOJONEGORO – Ratusan warga Desa Karangdinoyo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, memadati area Punden Krapyak, dalam kegiatan Bersih Desa atau Sedekah Bumi yang digelar dengan penuh khidmat dan kebersamaan, Rabu (22/7/2026).

Tradisi tahunan tersebut menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang diperoleh sekaligus upaya melestarikan warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Kegiatan diawali dengan doa bersama yang diikuti tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga dari berbagai kalangan. Suasana berlangsung khusyuk saat masyarakat memanjatkan doa agar desa senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, dan hasil panen yang melimpah.

Kepala Desa Karangdinoyo, Kasturi, mengatakan Sedekah Bumi bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan momentum untuk mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Melalui Sedekah Bumi ini, kami berharap masyarakat semakin rukun, kompak, dan selalu bersyukur atas rezeki yang diterima,” ujarnya.

Selain doa bersama dan kenduri, rangkaian Bersih Desa juga dimeriahkan dengan pertunjukan wayang kulit yang menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus sarana pelestarian seni budaya lokal.

BACA JUGA  Dua Rumah Terbakar di Campurrejo Bojonegoro, Kerugian Ditaksir Capai Rp450 Juta

Antusiasme warga yang hadir menunjukkan bahwa tradisi Sedekah Bumi masih memiliki peran penting dalam kehidupan sosial masyarakat pedesaan. Selain menjadi ungkapan syukur atas hasil panen, tradisi yang dikenal luas di berbagai daerah di Pulau Jawa ini juga menjadi sarana memperkuat solidaritas dan kebersamaan antar warga.

Kegiatan Bersih Desa berlangsung tertib dan meriah hingga selesai. Warga berharap tradisi Sedekah Bumi dapat terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas budaya Desa Karangdinoyo.

Dengan semangat kebersamaan yang terjalin, Sedekah Bumi di Desa Karangdinoyo tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi simbol rasa syukur serta komitmen masyarakat dalam menjaga nilai-nilai budaya di tengah perkembangan zaman. (Red)

Back to top