Realisasi DBH SDA Bojonegoro Tahap III 2026 Capai Rp377,16 Miliar

Foto: Ilustrasi

Wartabojonegoro, BOJONEGORO – Realisasi penerimaan Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam (DBH SDA) Kabupaten Bojonegoro hingga penyaluran tahap III tahun 2026 mencapai Rp377,16 miliar. Dana tersebut berasal dari sektor minyak dan gas bumi (migas) serta nonmigas.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bojonegoro, Yusnita Liasari, mengatakan penyaluran tahap III telah masuk ke kas daerah dan menambah total akumulasi penerimaan DBH SDA sepanjang tahun ini.

“Penyaluran Tahap III telah masuk ke kas daerah dengan total akumulasi mencapai Rp377,16 miliar. Penyaluran ini mencakup DBH migas serta nonmigas,” ujar Yusnita, Selasa (21/7/2026).

Adapun rincian DBH SDA yang telah disalurkan meliputi DBH Minyak Bumi sebesar Rp367,860 miliar, DBH SDA Gas Bumi Rp8,551 miliar, DBH SDA Pengusahaan Panas Bumi Rp9,213 miliar, DBH SDA Mineral dan Batu Bara (royalti) Rp399,79 juta, DBH SDA Kehutanan-PSDH Rp247,53 juta, serta DBH SDA Perikanan Rp100,96 juta.

Sementara itu, target penerimaan DBH SDA Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2026 terdiri atas DBH Minyak Bumi sebesar Rp935,665 miliar, DBH SDA Gas Bumi Rp5,363 miliar, DBH SDA Pengusahaan Panas Bumi Rp9,213 miliar, DBH SDA Mineral dan Batu Bara (royalti) Rp999,49 juta, DBH SDA Kehutanan-PSDH Rp618,83 juta, dan DBH SDA Perikanan Rp252,40 juta.

BACA JUGA  Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro Ikuti Secara Daring Talkshow Pencegahan Korupsi yang Digelar BPSDM Kemendagri

Yusnita menambahkan, Bapenda Kabupaten Bojonegoro akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna memastikan penyaluran DBH SDA pada tahap-tahap berikutnya berjalan optimal sesuai jadwal dan target yang telah ditetapkan.

Menurutnya, realisasi dana transfer tersebut menjadi instrumen penting dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur serta pembiayaan berbagai program prioritas daerah di Kabupaten Bojonegoro.*(Red)

Back to top